Rabu, 04 April 2018

Cinta Tak Pandai Berdusta

Aku pernah berjanji untuk melupakanmu, meninggalkanmu, dan mencari cinta yang lain ... Yang lebih manis dari kisah itu. Hanya dengan menyakitimu berkali-kali, aku akhirnya lepas dari kehidupanmu. Namun aku keliru, sangat.

Cinta tak akan pernah mampu berdusta pada siapapun, sejauh dan selama apa pun kedua hati yang mewadahinya itu terpisah. Jika saja kau di hadapanku saat ini, apa kau sanggup melihat air mataku yang mengalir begitu saja entah mengapa. Tanpa alasan hatiku meringis, amat sedan. Namun, untuk apa?
Sedang ragaku bersama orang lain, hanya hatiku dan pikirku yang kadang berkhianat.

Kau boleh berkata aku jahat. Iya, kau benar. Sebab nyatanya aku memang hanya bisa menyakiti, hadir dengan sejuta pengharapan, lalu pergi meninggalkan bekas luka yang menganga.

Aku sendiri tak pernah mengerti, mengapa setiap kesedihanku wajahmu lah yang tetiba muncul? Namamulah yang terbaca dalam benakku. Termasuk malam ini, aku tak tahu ... Mengapa malam ini aku ingin menuliskan tentangmu, meski dalam bahasa yang sederhana. Karena cinta yang dulu pernah nampak pun sederhana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar